Pada hari Rabu, 24 Juni 2026, Pemerintah Kapanewon Pundong menerima kedatangan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Periode 2 Tahun 2026 di Aula Kapanewon Pundong. Sebanyak 24 mahasiswa akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kapanewon Pundong sebagai bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
Dalam program KKN-PPM tersebut, para mahasiswa akan ditempatkan di empat pedukuhan yang berada di dua kalurahan, yaitu Pedukuhan Jamprit dan Pedukuhan Grudo di Kalurahan Panjangrejo, serta Pedukuhan Kalipakem dan Pedukuhan Karangasem di Kalurahan Seloharjo. Selama masa pengabdian, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan wilayah setempat.
Acara penerimaan dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kapanewon Pundong, pemerintah kalurahan lokasi KKN, serta dosen pembimbing lapangan. Penerimaan mahasiswa KKN-PPM UGM secara resmi ditanggapi oleh Panewu Anom Pundong yang mewakili Panewu Pundong. Dalam sambutannya, Panewu Anom menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa serta mengapresiasi kepercayaan Universitas Gadjah Mada yang kembali memilih wilayah Kapanewon Pundong sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Panewu Anom berharap para mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, menjaga etika dan budaya lokal, serta mampu memberikan kontribusi positif melalui program-program yang inovatif dan bermanfaat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan dapat menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah kalurahan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sehingga pelaksanaan KKN dapat berjalan lancar dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang baik antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat di wilayah Kapanewon Pundong. Kehadiran 24 mahasiswa KKN-PPM UGM Periode 2 Tahun 2026 diharapkan mampu menjadi motor penggerak berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi para mahasiswa.


